Seratus empat puluh lima tahun adalah anugerah Tuhan yang besar.
Hari ini kita bersyukur atas perjalanan Presbyterian Church in Singapore
(PCS) yang telah dipelihara Tuhan dari generasi ke generasi. Sejarah ini
bukan terutama tentang kekuatan manusia, keberhasilan organisasi, atau
panjangnya usia sebuah gereja. Ini adalah kesaksian tentang Allah yang setia
menjaga umat-Nya dan Kristus yang tetap menjadi dasar yang kokoh bagi
gereja-Nya.
Tema “Timeless Faith, Endless Praise” mengingatkan kita bahwa iman
Kristen tidak menjadi usang oleh perubahan zaman. Dalam 145 tahun
terakhir, gereja telah melewati banyak pergumulan: perubahan sosial,
peperangan, kemerdekaan bangsa-bangsa, globalisasi, revolusi digital, dan
kini era kecerdasan buatan / artificial intelligence. Kecerdasan Buatan
mengubah cara manusia belajar, bekerja, berelasi, dan bahkan memahami
arti menjadi manusia. Namun di tengah semua perubahan itu, Kristus tetap
sama, kemarin, hari ini, dan sampai selama-lamanya.
Karena itu, sebagai bagian dari tubuh Kristus dalam keluarga besar
PCS, GPO juga dipanggil untuk mengambil bagian dalam kesaksian ini. Kita
bukan hanya penonton dari sejarah panjang gereja, tetapi bagian dari umat
yang dipanggil Tuhan untuk meneruskan iman, menghidupi Injil, dan
menjadi berkat di tengah kota ini. Dengan latar belakang, bahasa, dan
komunitas yang Tuhan percayakan kepada kita, GPO memiliki panggilan
yang indah: menghadirkan kasih Kristus, membina keluarga-keluarga,
memuridkan generasi muda, dan menjadi saksi Injil bagi orang Indonesia
maupun komunitas yang lebih luas di Singapura.
Di zaman ketika informasi melimpah tetapi kebenaran sering
dikaburkan, gereja harus berpegang pada firman Allah dan menghidupinya
dengan integritas. Di zaman ketika manusia sering dinilai dari efisiensi,
produktivitas, dan kemampuan, gereja harus menyatakan bahwa setiap
manusia berharga karena diciptakan menurut gambar Allah. Di zaman
ketika dunia semakin terhubung tetapi banyak orang merasa semakin sepi,
gereja harus menjadi komunitas perjanjian yang hangat: saling mengenal,
saling menanggung beban, dan saling menguatkan dalam kasih Kristus.
Maka HUT ke-145 ini mengajak kita bersyukur dan melangkah. Kiranya
PCS, termasuk GPO di dalamnya, terus berakar dalam Kristus, bersaksi bagi
zaman, meneruskan iman kepada generasi berikutnya, dan memuji Allah
tanpa henti sampai segala bangsa melihat kemuliaan-Nya.
- 12 July, 26
- 20:29
- Majelis One Sisfo